Pasca Kiyai Kampung Tarik Dukungan, Wakil Ketua Pemenangan Kelana Angkat Bicara
Warga Dihebohkan Penemuan Kerangka Manusia di Lahan Pohon Jati
Diduga Langgar Netralitas, ASN di Banyuwangi Dilaporkan ke Bawaslu
Polisi Temukan Sapi Korban Pencurian
Kelabui Petugas, Miras Disembunyikan di Ladang Jagung
Pembelajaran Tatap Muka, Dindik Cek Kesiapan Sekolah
Paslon 2 Machfud-Mujiaman Siapkan 12 Ribu Saksi Tangguh Maju
Pemerintah Jatim Terus Mengelar Sinergi Forkopimda Untuk Ciptakan Pilkada Aman Damai
Razia Kos, Petugas Ciduk 11 Pasangan Mesum yang Asik Berduaan di Kamar
Penyekatan Massa Demo di Depan Gedung DPRD
Dua Rumah dan Satu Gudang Penyimpanan Solar Ludes Terbakar
Jelang Unras Omnibus Law, 61 Titik Dijaga Petugas Keamanan Gabungan
KPU Surabaya Terapkan Protokol Kesehatan Pada Debat Publik Pilkada Surabaya
Pemkab Magetan Beli Mobil PCR Seharga Rp 4 Milyar
Pembelajaran Tatap Muka SMA/SMK Tergantung Izin Kepala Daerah



Metropolis
156 TKI dari Malaysia, Tiba di Bandara Juanda Diperiksa Prosedur Covid-19
Selasa, 07-04-2020 | 23:52 wib
Reporter : Usrox Indra
Sidoarjo pojokpitu.com   Ratusan orang tenaga kerja indonesia (TKI) dari Malaysia yang tiba di Bandara Interasional Juanda Surabaya langsung mendapatkan pemeriksaan standar prosedur covid-19 Tim Satgas Pam Bandara Internasional Juanda.
Sebanyak 156 orang tenaga kerja indonesia (TKI) dari Malaysia yang mendarat di Bandara Internasional Juanda Selasa petang  langsung mendapatkan pemeriksaan standar prosedur covid-19 oleh petugas gabungan Satgaspam.

Pemeriksaan  pertama  yang dilakukan petugas adalah dengan  pemeriksaan suhu tubuh menggunakan thermal gun,  kemudian mereka akan di screening menggunakan rapid test covid-19  untuk memastikan mereka dalam keadaan sehat sebelum kembali ke kampung halaman masing masing. 

Menurut Heru Prasetyo, GM Angkasa Pura  1 Juanda,  pemeriksaan screening  oleh petugas gabungan dilakukan sabagai upaya  klasifikasi apakah mereka masuk dalam kategori orang dalam pemantauan (ODP),  pasien dalam pengawasan (PDP),  atau mungkin orang tanpa gejala (OTG).

Jika di dalam pelaksanaan rapid test yang diberikan, ternyata hasil tesnya negatif, akan dilihat lagi apakah, mereka memiliki gejala klinis covid-19 atau tidak. Jika ada gejala,  TKI akan segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. 

"Sementara jika  dalam  pemeriksaan  TKI, yang negatif,  akan langsung kami antar di titik-titik sesuai asal daerahnya dan langsung isolasi di desa selama empat belas hari," tambah Heru.(end)





Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062