Hujan Deras, Atap SMPN 1 Mantingan Ngawi Roboh
Machfud Prioritaskan Rakyat, Pemuka Agama Doakan Jadi Walikota
Peringatan Hari Santri, MWC NU Terapkan Prokes
Pelaku Pembuangan Bayi Di Pinggir Pagar Puskesmas Berhasil Ditangkap
Ratusan Warga Berdesakan Saat Mendaftar BLT UMKM
Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Peringatan Hari Santri Nusantara, Upacara Sederhana
Kapolres Hingga 2 Paslon Bupati Ponorogo Takziah ke Rumah Duka
Truk Trailer Menabrak Dum Truk dan Warung, Pemilik Warung Tewas
Pimpinan Ponpes Gontor, Dr KH Abdullah Syukri Zarkasyi Tutup Usia
Warga Oro Oro Ombo Digemparkan Penemuan Bayi Laki-Laki
Pemerintah Jatim Membantu Subsidi Asuransi Petani di Jatim Melalui PAPBD
Diduga Terjatuh Hindari Pohon Tumbang, Pemotor Tewas
Serang Polisi, Pria asal Bali Ditembak Mati
Musim Penghujan, Harga Cabai dan Bawang Merah Naik



Covid-19
Tiga Pasien Covid 19 Asal Jombang Dari Tiga Klaster Berbeda
Sabtu, 11-04-2020 | 16:19 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Dua pasien menjalani isolasi mandiri karena dalam kondisi sehat atau masuk dalam orang tanpa gejala, sementara satu pasien di rawat di RSUD Jombang. Foto Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com   Jumlah pasien positif covid 19 di Kabupaten Jombang terus bertambah. Data terakhir yang di rilis kota santri ini menyumbang tiga pasien dengan tiga klaster berbeda.
Rumah sakit rujukan pasien covid 19 yakni RSUD Jombang, masih terus  merawat  1 Pasien Dalam Pemantauan dan satu pasien positif. Sesuai data yang dirilis  Dinas Kesehatan saat ini ada tiga pasien positif dan lima Pasien Dalam Pemantauan.

Kondisi  pasien  positif covid 19  pertama sedang menjalani isolasi mandiri, karena kondisinya membaik.   Pasien positif  ini masih menunggu hasil swab kedua untuk dinyatakan sehat. Sedang satu pasien dirawat  di RSUD dan satu pasien  yang hasil lab baru keluar kemarin menjalani isolasi mandiri.

Drg Subandriyah Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang mengatakan ketiga pasien covid di Kabupaten Jombang berasal dari tiga klaster berbeda. Satu pasien tertular dari luar negeri saat menjalankan umroh, satu pasien tertular dari Bekasi Jawa Barat dan terakhir pasien positif dari Klaster Haji Sukolilo.

Dinas kesehatan meminta masyarakat untuk terus  mematuhi anjuran pemerintah menjaga jarak dan membiasakan cuci tangan sesering mungkin. Termasuk memantau pergerakan perjalanan warga mudik ke kampung halaman untuk di laporkan ke petugas di desa, guna menjalani karantina 14 hari. (pul)












Berita Terkait

Peristiwa
Desa di Jombang Mulai Batasi Akses Pendatang
05-04-2020 | 21:10 wib

Covid-19
Pasien Dalam Pengawasan Covid 19 Asal Jombang Meninggal Duni...selanjutnya
04-04-2020 | 13:05 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062