Dinsos Jatim Datangi Keluarga Korban Pembunuhan Bocah 5 Tahun
Obat dan Vaksin Covid-19 Racikan Unair Masuk Tahap Uji Klinis
18 PAC PKB Sepakat Usung Cabup Dan Cawabup Dari Kader Internal
Sebanyak 664 Warga Sidoarjo Sembuh dari Covid 19
Saat Ini Baru Ada 9 Daerah Yang Rekomnya Sudah Turun Dari DPP PDIP
Kecelakaan Beruntun Satu Orang Luka Parah
Tim Gugus Penanggulangan Covid Lamongan Tak Akan Tutup Puskesmas Mantup
100 Dokter Alumni Gontor Ikut Partisipasi Penanganan Covid 19
Polisi Lacak Pelaku Tawuran Di Jam Malam Covid 19
Kesal Dengan Sikap Camat, Ratusan Petani Palawija dan Tambak Datangi Balai Desa
Panen, Petani Tebu Keluhkan Harga Gula Anjlok
Pasokan Bahan Baku Gula Terhambat, Buruh Pabrik Wadul Komisi B DPRD Jatim
Puluhan Santri Gontor Reaktif dan Diisolasi
Modus Baru, Bawa Mobil Pribadi Curi Kayu Sonokeling
KPU Kabupaten Malang : Soal Penyelenggaraan Pilkada Ada 3 Opsi



Covid-19
Dinyatakan Negatif Covid-19, Kepulangan Warga Dari Karantina Disambut Haru
Jum'at, 08-05-2020 | 14:30 wib
Reporter : Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com   Seorang warga di Tulungagung disambut tangis haru oleh puluhan warga desa, saat pulang dari karantina rusunawa IAIN Tulungagung, setelah dinyatakan negatif sample Swab Polymerase Chain Reaction (PCR) dan non reaktif rapid tes lanjutan.
Sambutan yang diberikan warga ini untuk menepis stigma negatif dari warga desa lainnya, bahwa mereka yang terinfeksi virus corona dan dinyatakan negatif selayaknya tidak dikucilkan .

Kedatangan Farida Romiati, disambut perangkat desa beserta warga di Balai Desa Jabalsari, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung, sesaat tiba dari Rusunawa IAIN Tulungagung, tempat karantina setelah dinyatakan reaktif rapid tes 24 April lalu.

Farida Romiati, merupakan salah seorang warga dari belasan warga yang reaktif rapid tes setelah tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Tulungagung, melakukan rapid tes terhadap ratusan warga Desa Jabalsari.

Farida Romiati, yang juga salah seorang tokoh masyarakat desa yang dikarantina selama 18 hari ini, tidak menyangka jika kedatangannya di sambut oleh puluhan warga Desa Jabalsari.

Bahkan banyak warga desa menyambut dengan tangis haru, dan tak segan-segan memeluknya, sehingga membuat Farida  tidak canggung lagi untuk hidup bermasyarakat.

Menurut Kepala Desa Jabalsari, Mahmudi, Farida Romiati ini diperbolehkan pulang dari karantina setelah hasil negatif tes swab dan non reaktif rapid tes yang kedua.

Sambutan yang dilakukan oleh pihak desa beserta warga desa ini, selain untuk menepis stigma negatif dari warga desa lainnya. Juga untuk memberikan semangat kepada 17 warga Desa Jabalsari lainnya yang kini masih di karantina di rusunawa IAIN Tulungagung.

Sementara itu, salah seorang warga mengaku bersyukur atas kedatangan Farida Romiati, setelah dinyatakan tidak lagi virus corona yang ada di dalam tubuh Farida Romiati.

Hal tersebut merupakan harapan warga desa, agar warga Jabalsari yang positif covid-19 dan reaktif rapid tes, dapat berkumpul dengan keluarganya serta dapat hidup bermasyarakat lagi.

Pihak Desa Jabalsari, mengimbau kepada masyarakat agar tetap berperilaku hidup bersih dan sehat, jaga jarak, selalu mengenakan masker, tidak bergerombol dan selalu cuci tangan memakai sabun ataupun dengan handsanitizer sehingga dapat memutus rantai penyebaran virus corona. (yos)


Berita Terkait

Covid-19
84 Pasien Covid-19 Sembuh Setelah Dirawat di Rumah Sakit Lap...selanjutnya
22-06-2020 | 18:15 wib

Metropolis
Sembuh Dari Corona, Ibu Warsini Tasyakuran Undang Orang Seka...selanjutnya
14-06-2020 | 18:01 wib

Covid-19
Dua Balita Dinyatakan Sembuh Dari Covid-19
11-06-2020 | 17:05 wib

Covid-19
5 Pasien Positif Corona Di Bojonegoro Dinyatakan Sembuh
04-06-2020 | 14:20 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062