Dinsos Jatim Datangi Keluarga Korban Pembunuhan Bocah 5 Tahun
Obat dan Vaksin Covid-19 Racikan Unair Masuk Tahap Uji Klinis
18 PAC PKB Sepakat Usung Cabup Dan Cawabup Dari Kader Internal
Sebanyak 664 Warga Sidoarjo Sembuh dari Covid 19
Saat Ini Baru Ada 9 Daerah Yang Rekomnya Sudah Turun Dari DPP PDIP
Kecelakaan Beruntun Satu Orang Luka Parah
Tim Gugus Penanggulangan Covid Lamongan Tak Akan Tutup Puskesmas Mantup
100 Dokter Alumni Gontor Ikut Partisipasi Penanganan Covid 19
Polisi Lacak Pelaku Tawuran Di Jam Malam Covid 19
Kesal Dengan Sikap Camat, Ratusan Petani Palawija dan Tambak Datangi Balai Desa
Panen, Petani Tebu Keluhkan Harga Gula Anjlok
Pasokan Bahan Baku Gula Terhambat, Buruh Pabrik Wadul Komisi B DPRD Jatim
Puluhan Santri Gontor Reaktif dan Diisolasi
Modus Baru, Bawa Mobil Pribadi Curi Kayu Sonokeling
KPU Kabupaten Malang : Soal Penyelenggaraan Pilkada Ada 3 Opsi



Ekonomi Dan Bisnis
Ini Syarat Wajib untuk Calon Penumpang Lion Air di Masa Pandemi Covid-19
Senin, 11-05-2020 | 09:15 wib
Reporter :
Jakarta pojokpitu.com  Lion Air, Wings Air, Batik Air kembali beroperasi melayani penerbangan domestik pada Minggu (10/ 5). Lion Air Group melakukan penyesuaian terminal keberangkatan dan kedatangan.
"Seluruh penerbangan domestik Lion Air dari Terminal 1A pindah ke Terminal 2E Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta," kata Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro.

Dia menambahkan seluruh penerbangan internasional Lion Air, Batik Air, Malindo Air dan Thai Lion Air dari Terminal 2F pindah ke Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

"Seluruh penerbangan domestik Batik Air tetap di Terminal 2E. Untuk bandar udara lainnya yang beroperasi tetap di terminal yang sama," ungkapnya.

Danang mengatakan untuk proses dan persiapan perjalanan udara wajib bagi calon tamu atau penumpang Lion Air Group, tiba lebih awal di terminal yakni empat jam sebelum keberangkatan.

Kemudian, menunjukkan dokumen atau berkas kelengkapan, meliputi tiket, identitas diri, surat keterangan bebas Covid-19 atau SK sehat, SK perjalanan dan dokumen lain yang harus dipenuhi sesuai Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Memakai masker sebelum penerbangan, saat di dalam pesawat hingga mendarat dan keluar dari bandar udara. Kemudian mencuci tangan atau menggunakan cairan pembersih kuman pada tangan (hand sanitizer).

"Mengikuti aturan jarak aman (physical distancing) sebagaimana diberlakukan, menjaga kebersihan selama berada di dalam pesawat," paparnya.

Kriteria dan syarat persyaratan pengecualian calon penumpang mengacu pada Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020 Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19 yang mengatur kebijakan mengenai larangan aktivitas mudik.

Pertama, persyaratan perjalanan orang yang bekerja pada lembaga pemerintah atau swasta ialah menunjukkan hasil negatif Covid-19 berdasarkan rapid test atau polymerase chain reaction (PCR) test.

Bisa juga disertai surat keterangan sehat dari dinas kesehatan atau rumah sakit atau puskesmas atau klinik kesehatan.

"Menunjukkan surat tugas bagi aparatur sipil negara, TNI, Polri, yang ditandatangani oleh minimal pejabat setingkat eselon dua. Menunjukkan surat tugas bagi pegawai BUMN atau BUMD, UPT, Satker, organisasi non-pemerintah atau lembaga usaha yang ditandatangani oleh direksi atau kepala kantor," ungkapnya.

Danang mengatakan bagi yang tidak mewakili lembaga pemerintah atau swasta harus membuat surat pernyataan yang diteken di atas materai dan diketahui lurah atau kepala desa setempat.

"Menunjukkan identitas diri (KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah), dan melaporkan rencana perjalanan (jadwal keberangkatan, jadwal saat berada di tempat penugasan, serta waktu kepulangan)," ujar Danang.

Untuk persyaratan perjalanan pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan darurat atau perjalanan orang yang anggota keluarga intinya sakit keras atau meninggal dunia, mencakup syarat menunjukkan hasil negatif Covid-19 berdasarkan rapid test atau PCR test atau surat keterangan sehat dari dinkes, RS, puskesmas, klinik kesehatan.

Kemudian, menunjukkan identitas diri atau KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah, surat rujukan dari RS untuk pasien yang akan melakukan pengobatan di tempat lain.

"Surat keterangan kematian dari tempat almarhum atau almarhumah untuk izin mengunjungi keluarga yang meninggal dunia (untuk kepentingan mengunjungi keluarga yang meninggal dunia)," kata Danang.

Dia menambahkan untuk persyaratan repatriasi pekerja migran Indonesia, WNI dan pelajar atau mahasiswa yang berada di luar negeri, serta pemulangan orang dengan alasan khusus dan pemerintah sampai ke daerah harus menunjukkan hasil negatif Covid-19 berdasarkan rapid test atau PCR test atau surat keterangan sehat dari dinas kesehatan, RS, puskesmas, klinik kesehatan.

Kemudian, menunjukkan identitas diri (KTP atau tanda pengenal), surat keterangan dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BPPMI) atau dari perwakilan RI di luar negeri (untuk penumpang dari luar negeri).

"Menunjukkan surat keterangan dari universitas atau sekolah (untuk mahasiswa dan pelajar). Proses pemulangan harus dilaksanakan secara terorganisir oleh lembaga pemerintah, pemerintah daerah, swasta dan universitas," ujarnya.

"Calon penumpang wajib melengkapi dan menunjukkan kelengkapan dokumen perjalanan yang dibutuhkan serta mengikuti protokol pengamanan kesehatan diri, termasuk menggunakan masker sebagaimana diberlakukan dalam aturan dimaksud," pungkasnya. (boy/jpnn/end)


Berita Terkait

Peristiwa
Hari Kedua Operasional Tranportasi Umum, Bandara Juanda Buka...selanjutnya
08-05-2020 | 18:19 wib

Peristiwa
Gara Gara Corona Bandara Harun Thohir Bawean Sepi Penumpang ...selanjutnya
18-03-2020 | 15:12 wib

Ekonomi Dan Bisnis
7 Penerbangan Dari Bandara Juanda Cancel Akibat Kabut Asap
17-09-2019 | 16:47 wib

Metropolis
Merpati Kembali Terbang Layani Rute Perintis di Kawasan Kali...selanjutnya
10-09-2019 | 21:15 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062