Ratusan Karyawan Swalayan dan Pabrik Rokok Jalani Rapid Test
Seorang Satpam Bank Jatim Unit Dolopo Positif Corona
20 Kasus Covid-19 Baru Didominasi Klaster Pasar
Banjir Rob di Pantai Blitar, Air Laut Masuk Rumah
Empat Orang Klaster Goa Reaktif Rapid Test
Aparat Tetap Tindak Pelanggar Transisi New Normal Life
Gubernur Restui New Normal Life di Malang Raya
Korsleting Listrik, 2 Unit Bangunan Dilalap Si Jago Merah
Diabetes Tidak Bisa Disembuhkan, Kontrol dengan 5 Cara ini
Antisipasi Banjir Rob Susulan, Warga Sine Bangun Tanggul Darurat
ASN Takut Akan Sanksi Akan Diberikan Bila Kedapatan Nekat Mudik
Pemkab Sidoarjo Sewa 2 Hotel Untuk Isolasi Pasien OTG Covid 19
12 Wartawan Jalani Rapid Test Kedua, Hasilnya Non-Reaktif
Pemkot Madiun Wacanakan Pola New Normal Sektor Pendidikan
Pasar Hewan di Lumajang Akan Kembali Dibuka



Kesehatan
WHO Isyaratkan Corona Tak Akan Pernah Hilang, Perang Masih Panjang
Kamis, 14-05-2020 | 08:52 wib
Reporter :
Foto dok pojokpitu.com
JENEWA  pojokpitu.com  Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) kembali menyerukan pentingnya upaya masif dalam menanggulangi pandemi penyakit virus corona 2019 (COVID-19).
Lembaga internasional yang bermarkas di Jenewa, Swis itu menganggap virus corona yang memicu COVID-19 berpotensi menjadi endemik sebagaimana human immunodeficiency virus (HIV).

"Virus ini mungkin hanya menjadi sebuah virus endemik lain dalam komunitas kita, dan virus ini tidak akan pernah hilang," ujar Direktur Eksekutif Program Kedaruratan WHO Michael J Ryan dalam briefing Jenewa, Swiss, Rabu (13/5).

Ahli epidemiologi itu mengatakan, sangat penting untuk bersikap realistis. Menurutnya, tak ada seorang pun yang bisa memprediksi kapan penyakit itu berlalu.

"Tidak ada janji-janji dalam hal ini dan tidak ada tanggal. Penyakit ini mungkin bertahan lama, mungkin juga tidak," sambungnya.

Namun, Ryan meyakini wabah itu bakal bisa dikendalikan, meski hal tersebut membutuhkan upaya besar. Hanya saja, pakar kesehatan masyarakat asal Irlandia itu juga menekankan pentingnya kontrol yang sangat signifikan dalam rangka menurunkan risiko baik di tingkat nasional, regional dan global.

Memang saat ini sudah lebih dari 100 vaksin yang telah dikembangkan. Namun, para ahli masih kesulitan menemukan vaksin yang efektif untuk melawan virus corona.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menambahkan, kunci keberhasilan mengatasi pandemi itu pada semua orang. "Ini menjadi urusan siapa saja dan kita semua harus berkontribusi menghentikan pandemi ini," katanya.
Sementara Uni Eropa telah mendorong pembukaan perbatasan yang sempat ditutup gara-gara pandemi COVID-19. Perserikatan dengan anggota 27 negara Eropa itu beranggapan bahwa belum terlambat untuk menyelamatkan wisata musim panas dengan menjaga orang-orang tetap aman.

Namun, ahli epidemiologi WHO Maria van Kerkhove menyatakan bahwa upaya menanggulangi pandemi COVID-19 masih membutuhkan waktu. "Kita harus masuk ke dalam pola pikir bahwa untuk keluar dari pandemi ini membutuhkan waktu," katanya.(REUTERS/ara/jpnn/pul)


Berita Terkait

Politik
Kolonel Yuri Beri Peringatan, Jangan Kembali ke Jakarta
25-05-2020 | 22:12 wib

Kesehatan
Kimiskinan dan Minimnya Edukasi Sebabkan Angka Kematian Cov...selanjutnya
23-05-2020 | 22:16 wib

Covid-19
Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Jatim Mencapai 1.858
15-05-2020 | 10:29 wib

Kesehatan
WHO Isyaratkan Corona Tak Akan Pernah Hilang, Perang Masih P...selanjutnya
14-05-2020 | 08:52 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062