Bangun Sinergitas, TNI Polri Latihan Menembak Bersama
Agar Mudah Diterima, Edukasi Masker Pakai Tokoh Kartun Batman
Gandeng Wartawan, BPBD Jatim Sosialisasikan Prokes
KPU Sidoarjo Seleksi 127 Calon Relawan Demokrasi
Musim Panen Harga Bawang Merah Anjlok Drastis, Terdampak Merebaknya Covid-19
Pemkab Akan Undang Investor Dirkan Pabrik Rokok di Ngawi
Pemaparan Sosialisasi Perbawaslu Dimusim Pandemi Dihadapan Seluruh Petugas PPK
Sehari 9 Sembuh, Tapi Ada Tambahan 12 Positif Covid-19
Diperpanjang Hingga 2021, Sebanyak 1.085.000 Pekerja Sudah Terima BSU
Kasek dan Guru SMAN 2 Ngawi Terpapar Covid-19
Bupati Novi Kembali Digugat 15 Miliar Atas Dugaan Penyerobotan Tanah Warga
Krisis Air Bersih,Warga Berebut Air Bantuan Pemkab



Politik
Wakil Gubernur Jawa Timur Apresiasi Penemuan Klaster Baru Bojonegoro
Jum'at, 15-05-2020 | 13:37 wib
Reporter : Samsul Alim
Bojonegoro pojokpitu.com  Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memberikan apresiasi kepada Pemkab Bojonegoro, setelah ditemukan klaster baru penyebaran covid-19.
Hal tersebut disampaikan Emil saat menghadiri Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (MOU) Bantuan Pangan Jaring Pengaman Sosial (JPS) penanganan dampak Covid 19 antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan pemerintah kabupaten/kota se-Jawa Timur di gedung Bakorwil Bojonegoro, Kamis (14/5).

Langkah yang diambil Pemkab Bojonegoro terus melakaukan tracking sudah tepat. Nantinya akan terus dipantau serta tidak terlambat dalam penanganan.

"Prinsip yang harus diambil terkait penanganan penyebaran virus corona ada tiga, yaitu pressing, presting dan priting. Dalam hal pressing apa yang dilakukan oleh Pemkab sudah tepat, dengan mencari titik rawan," kata Emil.

Kemudian melakukan testing dengan melakukan rapid test, lalu mensecrening hasil rapid test dengan melakukan penyaringan. Hasil dari secrening penyaringan dan menemukan yang reaktifreaktif, lalu dilakukan priting yaitu dengan berkordinasi langsung dengan Gubernur, BLK, Disnaker Provinsi dan UPT Dinsos untuk ditindak lanjuti.

Emil berharap kepada masyarakat Jawa Timur untuk terus waspada dan menerapkan apa yang diintruksikan oleh pemerintah. Seperti selalu menerapkan phystical distancing, tetap menggunakan masker dan tidak boleh keluar rumah kecuali dalam keadaan penting. (pul)


Berita Terkait

Politik
Wagub Jatim Minta Kegiatan di Gereja Dibatasi
22-03-2020 | 03:20 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062