Penjual Ketupat Matang Tetap Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19
Persebaya Pengin Berhenti, Persipura Abstain, Persiraja Minta Lanjut
Kapan Pertandingan Olahraga Bisa Jalan lagi? Menpora Beri Penjelasan Begini
Suket Tak Lengkap, Pengguna Jasa Penyebrangan Wajib Balik Kanan
Polisi Amankan Tersangka Penganiayaan Hingga Pembakaran Korban
Sensasi Fluffy Pancake ala Jepang Bertabur Boba



Mlaku - Mlaku
Kesulitan Biaya Operasional, Lembaga Konservasi Umbul Square Galang Donasi
Minggu, 17-05-2020 | 03:24 wib
Reporter : Tova Pradana
Seiring dengan tidak adanya pemasukan dari pengunjung, membuat pihak manajemen kesulitan biaya untuk perawatan dan operasional puluhan satwa aset negara ini. Foto Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com  Lembaga Konservasi Madiun Umbul Square tutup sementara sejak bulan Maret lalu akibat wabah covid-19.
Manajemen Lembaga Konservasi Satwa Madiun Umbul Square telah menutup sementara kunjungan sejak bulan Maret lalu. Menyusul mulai merebaknya wabah virus corona di Kabupaten Madiun.  Sehingga salah satu Badan Usaha Milik Daerah ini tidak menghasilkan pendapatan daerah selama 3 bulan terakhir. Bahkan sampai kini, pihak manajemen belum mengetahui sampai kapan lembaga konservasi ini menutup kunjungan.

Dari sisi kesehatan, ratusan satwa dilindungi kondisinya membaik. Namun penutupan sementara lembaga konservasi berdampak pada beban biaya operasional dan perawatan  satwa yang dimiliki. Pihak Manajemen Madiun Umbul Square Madiun mengaku kesulitan, biaya operasional dan perawatan ratusan satwa yang merupakan aset negara tersebut .

Menurut Afri Handoko, Direktur Madiun Umbul Square, berbagai upaya dilakukan diantaranya  melakukan pergeseran anggaran, dan membuka donasi untuk operasional satwa.  Hal ini dilakukan demi keberlangsungan satwa agar tetap dalam kondisi baik dan sehat selama wabah virus corona. Selain itu ,   pihak manajemen sedang mengajukan belanja tidak terduga kepada pemda setempat senilai Rp 200 juta untuk biaya perawatan dan operasional satwa .

"Dalam setiap bulannya,  Madiun Umbul Square yang memiliki ratusan jenis satwa dilindungi membutuhkan anggaran sekitar Rp 20 hingga Rp 50 juta untuk biaya operasional," kata Afri Handoko. (pul)


Berita Terkait

Malang Raya
Polres Malang Bongkar Perdagangan Satwa Dilindungi Dari Papu...selanjutnya
03-03-2020 | 18:44 wib

Ekonomi Dan Bisnis
Libur Nataru, Penjual Satwa Kebanjiran Berkah
02-01-2020 | 02:22 wib

Peristiwa
Polisi dan BKSDA Amankan Puluhan Satwa Langka di Rumah Warga...selanjutnya
06-12-2019 | 16:00 wib

Peristiwa
Seekor Elang Jawa dan 5 Merak Hijau Dilepas di Hutan Ponorog...selanjutnya
21-11-2019 | 18:10 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062