Razia PSBB Jilid III, Masyarakat Masih Banyak Melanggar
Bertambah 5, Jumlah Kasus Covid-19 di Tulungagung 57 Orang
Meski Ombak Menurun, Petugas Larang Warga Dekati Bibir Pantai
RS Rujukan Covid-19 Overload
Pangkogabwilhan Sidak Percepatan Penanganan Covid-19 Di RS Darurat
PSBB Jilid 3, Pasien Positif di Kawasan Waru Meningkat
Kedua Orang Tua Bocah Tewas Terpanggang Dalam Mobil Belum Terima Surat Pemeriksaan
Jokowi Berikan Insentif Modal Kerja ke Petani dan Nelayan
Kejar-Kejaran Dengan Polisi, Sepasang Kekasih Ditangkap Gelapkan Mobil
Ombak Dengan Ketinggian Hampir 3 Meter Menerjang Kawasan Pantai Malang Selatan
Polda Jatim Siap Terapkan New Normal
Begini Ancaman Bupati Tuban Bagi Yang Melanggar Tak Pakai Masker
Pasien Positif Bertambah 4,Tiga Diantaranya Tertular Pasien Sebelumnya
Puluhan Warung dan Gudang Lobster Rusak Parah Diterjang Banjir Rob
Polisi Gagalkan Balon Udara yang Diterbangkan Warga



Icip - Icip
Pandemi Covid-19 Menuntut Peternak Sapi Perah Berinovasi
Minggu, 17-05-2020 | 20:04 wib
Reporter : Tova Pradana
Madiun pojokpitu.com  Pandemi covid-19 berdampak pada peternak susu sapi perah di Kabupaten Madiun. Bahkan penjualan susu segar dari produsen sempat menurun, sehingga diharuskan memutar otak untuk dapat mengolah susu segar menjadi berbagai minuman yang bervariatif.
Peternak sapi perah itu di Desa Kresek Kecamatan Wungu,  Kabupaten Madiun. Di tengah pandemi virus covid 19,  mereka yang tergabung dalam kelompok ternak Nedyo Rayahu,  mengalami permintaan susu menurun lebih dari 50 persen .  Padahal setiap harinya seekor sapi perah mampu menghasilkan 20 liter susu segar. 

Kuswanto yang memiliki sebanyak 4 ekor sapi perah, setiap hari mampu menghasilkan 80 liter susu segar. Maka berbagai macam upaya perlu dilakukan, mulai dengan cara jemput bola, hingga menjual susu segar melalui online .

Kuswanto bersama istrinyapun harus memutar otak dan berinovasi agar susu segar tetap laku dipasaran. Beberapa inovasi yang dilakukan yakni mengolah susu segar menjadi berbagai macam olahan. Mulai dari susu beraneka macam rasa , yogurt , dan keju .

Beberapa bulan terakhir, permintaan susu segar kepada kelompok ternak ini kembali normal. Masyarakat mulai kembali berminat untuk mengkonsumsi susu segar karena dipercaya sebagai penambah daya tahan tubuh. 

Kelompok ternak sapi perah Nedyo Rahayu ini, merupakan binaan Bidang Peternakan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Madiun. (pul)


Berita Terkait

Ekonomi Dan Bisnis
Target Kebutuhan Susu, Jatim Perlu Tambahan 30 Ribu Ekor Sap...selanjutnya
06-12-2019 | 09:38 wib

Icip - Icip
Susu Sapi Asal Batu Jadi Buah Tangan Pengunjung di Libur Leb...selanjutnya
03-07-2017 | 04:15 wib

Ekonomi Dan Bisnis
Produksi Susu Sapi Pasuruan Tertinggi di Jatim
29-04-2017 | 04:25 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062