Risma Bantah Kabar Penuhnya Kamar Isolasi Untuk Pasien Covid-19
BMKG Minta Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi dan Rob
Polda Jatim Susun Sasaran Penerima Bantuan Beras
Pemusatan Latihan Virtual Timnas U-19, Jack Brown dan Paul Aro Kok Tak Dipanggil?
Karyawan Pabrik Rokok Positif Covid-19, Kapolres Sidak Lokasi
Menurut Ketua DPRD jatim Penerapan New Normal Harus Didukung
Sebanyak 1600 Sampel Menumpuk di LPT Unair
Razia PSBB Jilid III, Masyarakat Masih Banyak Melanggar
Bertambah 5, Jumlah Kasus Covid-19 di Tulungagung 57 Orang
Meski Ombak Menurun, Petugas Larang Warga Dekati Bibir Pantai
RS Rujukan Covid-19 Overload
Pangkogabwilhan Sidak Percepatan Penanganan Covid-19 Di RS Darurat
PSBB Jilid 3, Pasien Positif di Kawasan Waru Meningkat
Kedua Orang Tua Bocah Tewas Terpanggang Dalam Mobil Belum Terima Surat Pemeriksaan
Jokowi Berikan Insentif Modal Kerja ke Petani dan Nelayan



Olah Raga
MotoGP 2021, Rossi Dipersilakan Bertukar Bangku dengan Quartararo
Senin, 18-05-2020 | 12:15 wib
Reporter :
pojokpitu.com Bos tim Petronas Yamaha SRT Razlan Razali menjawab rumor tentang bergabungnya Valentino Rossi, ke tim satelit Yamaha untuk musim MotoGP 2021.
Rossi, juara dunia sembilan kali, menjalani musim terakhirnya di tim pabrikan Yamaha tahun ini, dan belum memutuskan masa depan kariernya di MotoGP, sementara musim kompetisi 2020 tertunda karena pandemi virus corona.

Namun, Yamaha menyatakan akan memberi dukungan penuh kepada Rossi jika sang pembalap Italia itu pengin terus membalap tahun depan, dengan bertukar bangku dengan Fabio Quartararo di Petronas SRT.

"Ide Valentino datang ke kami semakin hari semakin baik. Bagi tim, sangat penting bagi kami untuk menjaga kestablian dalam hal performa dan tentunya kami ingin mempertahankan Frankie (Morbidelli)," kata Razali dalam wawancara video di laman resmi MotoGP, Jumat.

"Dengan adanya Valentino, tidak hanya dia bisa memberi panduan ke tim dan juga Frankie, juga stabilitas. Dia juga bisa memberi kisah yang luar biasa bagi tim."

Razali mengungkapkan jika tahun ini adalah masa-masa sulit, setelah terdampak krisis kesehatan global, bagi setiap tim dan pembalap.

"Dan bagi Valentino, ini tidak lah adil, tidak bagus baginya untuk pensiun di skenario seperti ini. Jadi paling baik baginya untuk lanjut dan kami bisa menyediakan platform itu.

Razali telah berdiskusi dengan Yamaha terkait aspek teknis jika Rossi jadi datang.

"Tapi sayangnya kami belum pernah bertemu dengan Rossi sendiri," kata dia.

Prioritas Razali kali ini ialah bagaimana mempertahankan stabilitas timnya, yang pada tahun lalu merebut gelar tim independen terbaik di MotoGP.

"Apa yang kita dapati tahun lalu itu luar biasa dalam hal struktur, orang-orangnya dan kami ingin menjaganya seperti itu. Kami tak ingin merubah seketika itu hanya karena satu orang."

"Kami tak ingin Valentino hanya ingin menyelesaikan kariernya bersama kami tahun depan, kami tak ingin ini hanya menjadi finale untuknya."

"Kami ingin dia tampil bagus, komparatif dan berjuang untuk podium, saya rasa itu penting, bukan sekedar datang ke sini dan "OK ini tahun terakhir saya" dan selesai."

Agustus akan menjadi deadline bagi tim Petronas Yamaha untuk mengumumkan siapa pembalap yang akan menjadi rekan Morbidelli tahun depan, setelah Quartararo akan menempati bangku Rossi di tim pabrikan Yamaha. (ant/jpnn/yos)


Berita Terkait

Olah Raga
Tiket MotoGP Indonesia Mulai Dijual Januari 2020
24-11-2019 | 16:30 wib

Olah Raga
Tak Punya Belas Kasihan, Marc Marquez Juara Dunia MotoGP 201...selanjutnya
06-10-2019 | 16:25 wib

Olah Raga
Klasemen Sementara MotoGP 2019 Usai Balapan Sengit di Beland...selanjutnya
01-07-2019 | 14:33 wib

Peristiwa
Ini Starting Grid MotoGP Catalunya 2019 Usai Maverick Vinale...selanjutnya
17-06-2019 | 04:11 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062