Ratusan Kentongan Disiagakan Untuk Halau Warga Nekat Masuk Desa
Saat Usia Berapa Anak Boleh Memakai Kawat Gigi?
Demi Bertahan Hidup, Nissan Terpaksa Setop Produksi 14 Model
Ketua DPRD Bojonegoro Tanggapi Polemik Kenaikan Tunjangan
Masih Ada 74 Perawat di Jatim Terpapar Covid 19
Hadapi New Normal, Begini Langkah PT KAI Daop 7
Begini Tanggapan Bupati Terkait Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19
Polisi Tetapkan Ibu Bayi Sebagai Tersangka Penelantaran
Hendak Menginap di Rumah Janda, TNI Gadungan Diamankan
Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Politisi PDIP : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan Partai
Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test



Opini
Mr D Goreskan Sketsa Gerak Metamorfosis Para Begawan Media
Rabu, 20-05-2020 | 12:03 wib
Reporter : MR D
MR D, pegiat seni dan teknologi musik
Surabaya pojokpitu.com  Perupa sketsa hitam putih Doddy Hernanto atau lebih dikenal dengan Mr D kembali menghadirkan sebuah karya hitam putih yang menggoda imajinasi. Sebab, tidak sekadar goresan sketsa semata, setiap lukisan dibekali visualisasi teknologi.

Bertajuk "Metamorfosis", lukisan gerak ini menampilkan tiga begawan media. Pendiri Kompas Jakob Oetama, mantan Bos Jawa Pos Dahlan Iskan dan Founder TIMES Indonesia Khoirul Anwar.

Bukan tanpa alasan Mr D menggores sketsa Khoirul Anwar di antara dua begawan media. Paduan spirit dua media terbesar yang merajai perusahaan berita di Indonesia itu, kini menjadi semangat TIMES Indonesia untuk berkibar di tengah pesatnya media berbasis teknologi.

"Sejauh ini saya mengamati media TIMES Indonesia itu dibangun dengan menggabungkan semangat Jacob Oetama  dan Dahlan Iskan," tutur Mr D, Senin (18/5/2020).

Nampak tiga orang pegiat media ini menampilkan seulas senyum secara bergantian. Senyum Jakob Oetama, Dahlan Iskan dan Khoirul Anwar silih berganti dalam kecanggihan seni berbasis teknologi.

"Ada spirit mereka di TIMES Indonesia. Jadi secara spiritualistik seni, Kompas plus Jawa Pos sama dengan TIMES Indonesia," sambungnya.

Bagi Mr D, teknologi adalah tools untuk mempermudah kerja. Sebab dalam dunia seni harus ada kekinian dan dinamisasi.

"Content is the king. Sketsa bergerak itu dinamis," ungkapnya.

Sementara itu, Kurator Seni Rupa Asri Nugroho memiliki pandangan tersendiri. Menurut Asri, Mr D selalu mempunyai kegelisahan tanpa henti untuk melakukan perubahan sesuai impiannya.

"Dalam kehidupan sehari-harinya pokoknya dia harus berbeda dengan pelukis lain. Di sini sudah terasa kalau perjuangan mencari hal-hal baru dengan keyakinan yang penuh keberanian untuk masuk sampai di dunia kekinian," terang Asri.

Latar belakang hitam selalu identik dalam tiap sketsa serta unsur aplikasi digital untuk memudahkan penikmat karyanya larut dalam sketsa hidup tanpa batas.

"Sehingga bagi pemirsa lebih mudah untuk mengapresiasinya," jelas pelukis kawak tersebut.

Selain itu, Mr D juga selalu haus belajar di arena informasi yang saat ini terlalu sulit untuk ditebak. Perubahan bentuk pemikiran terserap merefleksikan karya-karyanya. Berani mempelajari informasi baru yang berkembang saat ini.

"Mr D adalah seorang pelukis yang selalu mempersiapkan diri untuk mengisi sebuah lembaran baru," tuntasnya. (PUL)



Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062