Angka Positif Covid Masih Tinggi, Perbatasan Surabaya Gresik Masih Longgar
Risma Bantah Kabar Penuhnya Kamar Isolasi Untuk Pasien Covid-19
BMKG Minta Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi dan Rob
Polda Jatim Susun Sasaran Penerima Bantuan Beras
Pemusatan Latihan Virtual Timnas U-19, Jack Brown dan Paul Aro Kok Tak Dipanggil?
Karyawan Pabrik Rokok Positif Covid-19, Kapolres Sidak Lokasi
Menurut Ketua DPRD jatim Penerapan New Normal Harus Didukung
Sebanyak 1600 Sampel Menumpuk di LPT Unair
Razia PSBB Jilid III, Masyarakat Masih Banyak Melanggar
Bertambah 5, Jumlah Kasus Covid-19 di Tulungagung 57 Orang
Meski Ombak Menurun, Petugas Larang Warga Dekati Bibir Pantai
RS Rujukan Covid-19 Overload
Pangkogabwilhan Sidak Percepatan Penanganan Covid-19 Di RS Darurat
PSBB Jilid 3, Pasien Positif di Kawasan Waru Meningkat
Kedua Orang Tua Bocah Tewas Terpanggang Dalam Mobil Belum Terima Surat Pemeriksaan



Tapal Kuda Dan Madura
Pantauan Exit Tol Ujung Timur Pulau Jawa Jumlah Kendaraan Berkurang
Kamis, 21-05-2020 | 14:32 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com  Jelang lebaran, kondisi pintu keluar jalan tol Probolinggi timur pada Kamis (20/5) sore jumlah kendaraan menurun drastis dari pada lebaran tahun lalu. Meski ada penurunan volume kendaraan gerbang tol di ujung timur Pulau Jawa ini tetap menjadi pantauan khusus aparat kepolisian setempat, takut terjadi lonjakan pada H-1 nanti.
Pintu masuk dan keluar jalan tol Paspro ini merupakan pintu keluar diujung timur pulau jawa, menuju banyuwangi dan pulau bali.  Pada H plus 1 lebaran tahun lalu, arus lalu lintas di exit tol Leces ini mengalami kemacetan panjang, bahkan arus lalu lintas lumpuh hingga sampai ke Lumajang.

Melihat kondisi ini, Satlantas Polres Probolinggo mengantisipasi adanya lonjakan volume kendaraan yang tidak terduga, seperti lebarah tahun lalu. Salah satunya dengan menyiagakan 250 personil di beberapa perbatasan, Paiton perbatasan dengan Situbondo, malasan perbatasan dengan Lumajang dan exit tol leces.

Kapolres Probolinggo, AKBP Ferdy Irawan, memantau langsung kesiapan petugas tol Paspro dan anggota Polres Probolinggo dalam mengantisipasi jika sewaktu-waktu ada peningkatan volume kendaraan.

Angga Bagus Parakoso, Kasi F Gerbang Tol Probolinggo Timur, menjelaskan, dari data yang ada, jumlah kendaraan pada lebaran tahun lalu di H- 2 kisaran 6 ribu sampai 8 ribu kendaraan perharinya.

"Saat ini hanya 1.200 sampai 1.500 per harinya. Sampai sejauh ini kendaraan yang mendominasi justru kendaraan besar, seperti truk sembako dan ekspedisi," kata Angga Bagus Parakoso.

Petugas tetap menghimbau kepada masyarakat agar untuk tidak mudik pada tahun ini, agar penularan virus corona bisa benar-benar putus. (yos)


Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062