Pasutri Sulap Besek Bambu Biasa Menjadi Besek Cantik
Wisata Pintu Langit di Tengah Ada Makam Warga
Khabib, Petarung Tangguh yang Berakhlak
Mantan Asisten Chef Sulap Ketan Jadi Makanan Berkelas
Mati Suri 10 Bulan, Kumpulan Event Organizer Gelar Simulasi Konser New Normal
Pemulihan Ekonomi Jatim, Gubernur Khofifah Salurkan Berbagai Bantuan Covid 19
KPU dan LO Paslon Serah Terima APK dan BK
Sosialisasi Pencegahan Covid 19, Gubernur Khofifah Gowes di Kota Situbondo
Semua Kebutuhan Logistik Sudah Dilakukan Proses Lelang
Pekerja Underpas Tidak Sadar Disidak Gara-Gara Bupati Pakai Sarung
Jelang Maulid Nabi, Harga Pisang di Lumajang Anjlok
Tokoh Senior PDIP : Tegak Lurus Partai, Pilwali Coblos Nomer 2 Machfud-Mujiaman
3 Bayi Singa Afrika Lahir, Menambah Koleksi di TSI 2 Prigen
Zona Kuning di Jatim Sudah 50 Persen
VV Venlo: Tetap Tegak Meski Dibantai 0-13 Oleh Ajax



Sorot
Begini Nasib Keluarga Miskin Ditengah Pandemi Covid-19
Jum'at, 22-05-2020 | 02:21 wib
Reporter : Ito Wahyu
Ngawi pojokpitu.com  Pandemi covid-19 membuat banyak masyarakat yang kehilangan penghasilan. Bahkan sampai ada yang menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja. Termasuk salah satu keluarga yang ada di Ngawi ini.
Adalah Ahmad Nur Bakri (40) warga Desa Babadan, Kecamatan Pangkur, Kabupaten Ngawi. Ahmad Nur Bakri merupakan penyandang disabilitas, dengan segala keterbatasan harus tetap berusaha memberikan yang terbaik bagi keluarga.

Bahkan kondisi rumah yang terbuat dari dinding anyaman bambu, dan berlantai tanah. Menjadi tempat berteduh Ahmad Nur Bakri bersama istrinya Tutik Nurhayati (37) bersama kelima orang anaknya yang masih sangat kecil. 

Keluarga ini baru 3 bulan terakhir ini kembali ke Ngawi setelah sebelumnya menetap lama di Jakarta. Saat di Jakarta, Ahmad Nur Bakri bekerja sebagai pengemudi ojek online dengan penghasilan yang sangat pas-pasan. Bahkan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarganya ini.

Saat kembali ke Ngawi, Ahmad Nur Bakri belum mendapat pekerjaan. Hingga kini yang dapat dilakukan hanya membantu sang istri memasak. Sedangkan sang istri juga hanya sebagai tukang pijit.

Melihat kondisi keluarga tersebut, menarik perhatian sejumlah pemuda Ngawi. Mereka memberikan bantuan paket bahan pokok dan ternak kambing agar dipelihara untuk keluarga Ahmad Nur Bakri. Terlebih tidak adanya program bantuan yang didapat keluarga ini.

Kondisi Ahmad Nur Bakri sangat jauh dibilang dari kata hidup layak saat ini. Untuk menghidupi keluarganya hanya mengandalkan penghasilan dari istrinya yang menjadi tukang pijit. Bahkan keluarga memiliki 5 orang anak, dan istrinya juga tengah mengandung 4 bulan putra ke 6 mereka. Perlu perhatian dari berbagai pihak untuk ikut peduli terhadap nasib keluarga miskin ini. (pul)


Berita Terkait

Peristiwa
Sekeluarga Ditengah Lahan Jagung Belum Pernah Terima Bantuan...selanjutnya
06-02-2019 | 06:15 wib

Peristiwa
Satu Keluarga Bertahan Hidup di Tengah Ladang Jagung
03-02-2019 | 01:15 wib

Peristiwa
Sekeluarga Miskin Tidur di Tanah Beralaskan Rosokan Kumuh
10-12-2018 | 17:14 wib

Peristiwa
Tragis, Sepasang Duda Bapak dan Anak Tinggal di Rumah Tak La...selanjutnya
26-10-2018 | 02:17 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062