Risma Bantah Kabar Penuhnya Kamar Isolasi Untuk Pasien Covid-19
BMKG Minta Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi dan Rob
Polda Jatim Susun Sasaran Penerima Bantuan Beras
Pemusatan Latihan Virtual Timnas U-19, Jack Brown dan Paul Aro Kok Tak Dipanggil?
Karyawan Pabrik Rokok Positif Covid-19, Kapolres Sidak Lokasi
Menurut Ketua DPRD jatim Penerapan New Normal Harus Didukung
Sebanyak 1600 Sampel Menumpuk di LPT Unair
Razia PSBB Jilid III, Masyarakat Masih Banyak Melanggar
Bertambah 5, Jumlah Kasus Covid-19 di Tulungagung 57 Orang
Meski Ombak Menurun, Petugas Larang Warga Dekati Bibir Pantai
RS Rujukan Covid-19 Overload
Pangkogabwilhan Sidak Percepatan Penanganan Covid-19 Di RS Darurat
PSBB Jilid 3, Pasien Positif di Kawasan Waru Meningkat
Kedua Orang Tua Bocah Tewas Terpanggang Dalam Mobil Belum Terima Surat Pemeriksaan
Jokowi Berikan Insentif Modal Kerja ke Petani dan Nelayan



Metropolis
Penjelasan Brigjen Sandi Nugroho Terkait Pria Bergamis Adu Mulut di Checkpoin
Jum'at, 22-05-2020 | 11:40 wib
Reporter : Juli Susanto
Pria ini tersinggung ditegur petugas karena melanggar aturan PSBB di tengah pandemi covid-19. Foto Juli Susanto
Surabaya pojokpitu.com  Seorang pria bergamis menjadi perbincangan di masyarakat setelah videonya viral saat terlibat cek-cok dengan aparat keamanan yang bertugas di pintu checkpoint, PSBB di Jalan Raya Satelit, Surabaya.
Dalam video itu tak hanya adu mulut. Keduanya bahkan terlibat saling pukul di jalan raya, yang akhirnya berhasil dilerai oleh petugas lainnya.

Belakangan diketahui pemilik mobil camry dengan Nopol N 1 B tersebut merupakan pemimpin Majelis Roudhotus Salaf Bangil, Kabupaten Pasuruan, Habib Umar Abdullah Assegaf .

Menurut Brigjen Sandi Nugroho, Kapolrestabes Surabaya, perselisihan dipicu dari teguran petugas kepada pria bergamis tersebut lantaran melanggar ketentuan pembatasan sosial berskala besar. Diantaranya tidak mengenakan masker dan menjaga jarak atau physical distancing. Karena kendaraan yang ditumpangi melebihi kapasitas 50 persen sesuai ketentuan PSBB.

"Hingga kini, perselisihan di jalan raya satelite surabaya ini tengah didalami pihak kepolisian. Kami juga membentuk tim penyelidikan gabungan Polrestabes Surabaya dan Polda Jatim, terkait pelangaran pidana dalam video tersebut," kata Brigjen Sandi Nugroho.

Dengan adanya insiden tersebut, aparat kepolisian terus meningkatkan pengawasan maupun prosedur hukum bagi seluruh pengendara yang akan masuk ke Kota Surabaya.

Petugas mengimbau masyarakat untuk terus mematuhi ketentuan pemerintah dan penerapan protokol kesehatan untuk memutus rantai penyebaran covid-19. (pul/VD:YAN)


Berita Terkait

Metropolis
Penjelasan Brigjen Sandi Nugroho Terkait Pria Bergamis Adu M...selanjutnya
22-05-2020 | 11:40 wib

Metropolis
Melanggar PSBB, Habib Umar Assegaf Pilih Melawan Petugas
21-05-2020 | 15:40 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062