Polda Jatim Susun Sasaran Penerima Bantuan Beras
Pemusatan Latihan Virtual Timnas U-19, Jack Brown dan Paul Aro Kok Tak Dipanggil?
Karyawan Pabrik Rokok Positif Covid-19, Kapolres Sidak Lokasi
Menurut Ketua DPRD jatim Penerapan New Normal Harus Didukung
Sebanyak 1600 Sampel Menumpuk di LPT Unair
Razia PSBB Jilid III, Masyarakat Masih Banyak Melanggar
Bertambah 5, Jumlah Kasus Covid-19 di Tulungagung 57 Orang
Meski Ombak Menurun, Petugas Larang Warga Dekati Bibir Pantai
RS Rujukan Covid-19 Overload
Pangkogabwilhan Sidak Percepatan Penanganan Covid-19 Di RS Darurat
PSBB Jilid 3, Pasien Positif di Kawasan Waru Meningkat
Kedua Orang Tua Bocah Tewas Terpanggang Dalam Mobil Belum Terima Surat Pemeriksaan
Jokowi Berikan Insentif Modal Kerja ke Petani dan Nelayan
Kejar-Kejaran Dengan Polisi, Sepasang Kekasih Ditangkap Gelapkan Mobil
Ombak Dengan Ketinggian Hampir 3 Meter Menerjang Kawasan Pantai Malang Selatan



Pantura
Ikan Dibagikan Gratis Untuk Warga Terdampak Covid-19
Jum'at, 22-05-2020 | 16:02 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Wabah virus corona, berdampak terhadap sejumlah sektor usaha. Salah satunya perikanan. Di Kabupaten Tuban, seorang kepala desa yang juga pengusaha ikan bandeng dan mujaer, membagi-bagikan ikan hasil panennya kepada warga. Foto Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com  Para petambak di Desa Pliwetan, Kecataman Palang, Kabupaten Tuban, saat ini tengah memasuki panen ikan bandeng dan mujaer. Sejak pagi buta, mereka sibuk memanen ikan yang dipelihara selama tiga hingga empat bulan.
Panen ikan dilakukan Ahmad Hamada, petambak yang sekaligus Kepala Desa Pliwetan, Kecamatan Palang, Tuban. Sayangnya, pada musim panen ikan kali ini, harga ikan anjlok hingga lebih dari 50 persen dibanding hari biasa. Hal ini terjadi lantaran, pabrik ikan tutup sejak wabah corona melanda.

"Harga ikan bandeng segar saat ini hanya Rp 15 ribu perkilogramnya, padahal sebelumnya mencapai Rp 30 ribu perkilogramnya. Sedangkan mujaher hanya laku Rp 9 ribu perkilogramnya, dari harga sebelumnya Rp 20 ribu perkilogramnya," kata Hamada.

Anjloknya harga ikan ini, membuat Hamada berinisiatif membagikan hasil panennya kepada warga. Apalagi saat ini, warga juga tengah kesulitan secara ekonomi, dampak pandemi virus corona. Setiap warga terdampak diberi satu kresek ikan segar. Ikan ini juga diantarkan satu persatu ke rumah warga yang membutuhkan.

Meski merugi, Hamada mengaku senang bisa berbagi kepada warganya. Pembagian ikan segar gratis diharapkan bisa meringankan beban warga terdampak covid-19 dan untuk menjaga imunitas tubuh, mengingat ikan bandeng dan mujaer juga kaya akan gizi. (pul)


Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062