Ratusan Kentongan Disiagakan Untuk Halau Warga Nekat Masuk Desa
Saat Usia Berapa Anak Boleh Memakai Kawat Gigi?
Demi Bertahan Hidup, Nissan Terpaksa Setop Produksi 14 Model
Ketua DPRD Bojonegoro Tanggapi Polemik Kenaikan Tunjangan
Masih Ada 74 Perawat di Jatim Terpapar Covid 19
Hadapi New Normal, Begini Langkah PT KAI Daop 7
Begini Tanggapan Bupati Terkait Pilkada di Tengah Pandemi Covid-19
Polisi Tetapkan Ibu Bayi Sebagai Tersangka Penelantaran
Hendak Menginap di Rumah Janda, TNI Gadungan Diamankan
Ajak Akhiri Polemik, Demokrat Sebut Jatim Butuh 10 Unit Mobil PCR
Politisi PDIP : Bu Risma Milik Warga Surabaya, Bukan Partai
Dianggap Pekerja Beresiko, Belasan Jurnalis Ikuti Rapid Test



Mataraman
Tidak Masuk Bansos Pemerintah,Warga Urunan Santuni Warga Terdampak
Jum'at, 22-05-2020 | 23:06 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Pembagian paket sembako di Jombang nyaris dihentikan panitia. Pasalnya warga penerima bantuan hasil urunan warga tidak patuh jaga jarak aman. Paket sembako tersebut di himpun dari sumbangan warga dan perangkat desa agar untuk warga terdampak yang tidak mendapat program bantuan dari pemerintah. Foto Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com   Sebanyak 300 warga terdampak covid-19 memenuhi gedung pertemuan Desa Ngoro Kecamatan Ngoro, Jombang. Mereka menunggu antrean mendapatkan pembagian paket sembako. Warga terus bergerombol dan merangsek ke meja petugas yang membagi.
Aparat keamanan, tokoh masyarakat dan perangkat desa berusaha menenangkan warga agar tidak bergerombol dan tetap menjaga jarak.  Warga juga diminta tidak berdesakan maju ke meja patugas. sebab seluruh warga yang telah mendapatkan nomer urut dipastikan mendapatkan pembagian.

Linda salah satu penerima mengaku, tidak pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah. Suaminya yang bekerja sebagai servis hp juga sepi pesanan. Sehingga paket sembako berisi beras, minyak, gula, biskuit dan mie instant  yang diterimanya  sangat membantu meringankan beban saat pandemi corona.

Sementara itu Edi Wijaya Kades Ngoro menjelaskan sembako yang dibagikan kepada warga, dihimpun dari sumbangan  warga desa Ngoro yang  mampu. Sedangkan penerima bantuan khusus warga yang tidak masuk dalam daftar penerima berbagai program bantuan dari pemerintah.

Pembagian paket sembako rencananya bukan hanya sekali saja melainkan berkelanjutan. Sebab dana yang dihimpun dari para dermawan kini jumlahnya cukup besar. (pul)






Berita Terkait

Peristiwa
Tidak Masuk Bansos Pemerintah,Warga Urunan Santuni Warga Ter...selanjutnya
22-05-2020 | 23:06 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062