Ratusan Karyawan Swalayan dan Pabrik Rokok Jalani Rapid Test
Seorang Satpam Bank Jatim Unit Dolopo Positif Corona
20 Kasus Covid-19 Baru Didominasi Klaster Pasar
Banjir Rob di Pantai Blitar, Air Laut Masuk Rumah
Empat Orang Klaster Goa Reaktif Rapid Test
Aparat Tetap Tindak Pelanggar Transisi New Normal Life
Gubernur Restui New Normal Life di Malang Raya
Korsleting Listrik, 2 Unit Bangunan Dilalap Si Jago Merah
Diabetes Tidak Bisa Disembuhkan, Kontrol dengan 5 Cara ini
Antisipasi Banjir Rob Susulan, Warga Sine Bangun Tanggul Darurat
ASN Takut Akan Sanksi Akan Diberikan Bila Kedapatan Nekat Mudik
Pemkab Sidoarjo Sewa 2 Hotel Untuk Isolasi Pasien OTG Covid 19
12 Wartawan Jalani Rapid Test Kedua, Hasilnya Non-Reaktif
Pemkot Madiun Wacanakan Pola New Normal Sektor Pendidikan
Pasar Hewan di Lumajang Akan Kembali Dibuka



Politik
Imbas Muncul 75 Kasus Covid 19, Akhirnya Sholat Idul Fitri Ditiadakan
Sabtu, 23-05-2020 | 01:08 wib
Reporter : Farid Fahlevi
Akhirnya Pemerintah Kabupaten Probolinggo, meniadakan sholat idul fitri di semua kecamatan. Hal ini karena banyaknya orang tanpa gejala terindikasi terpapar covid 19 masih berkeliaran. Foto Farid Fahlevi
Probolinggo pojokpitu.com  Setelah melalui rapat koordinasi dengan forum komunikasi pimpinan daerah, Ormas Islam dan MUI setempat, di pendopo Kabupaten Probolinggo pada Jumat (22/5) siang, akhirnya Pemerintah Kabupaten Probolinggo mengambil keputusan terkait pelaksanaan sholat idul fitri 1441 hijriah.
Sebelumnya Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari memutuskan tetap menggelar sholat idul fitri di semua kecamatan, asal dengan protokol kesehatan covid 19. Mulai jaga jarak pakai masker dan lain sebagainya. Namun dengan pertimbangan banyak orang terpapar virus corona mencapai 75 orang, akhirnya Pemerintah Kabupaten Probolinggo memutuskan meniadakan sholat idul fitri di semua kecamatan.

"Kami menyarankan agar warga melakukan sholat idul fitri dari rumah masing-masing, dengan pertimbangan keselamatan jiwa," kata Puput Tantriana Sari.

Ada tiga alasan meniadakan sholat idul fitri ini, diantaranya trend penularan covid 19 masih sangat tinggi, keselamatan manusia menurut syariat Islam lebih diutamakan dan yang terakhir guna memutus rantai penularan virus.

Menurut Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari, seruan ini ditujukan kepada seluruh camat, kepala desa, lurah badan pengelola masjid dan mushola. Jika ada 6 kecamatan masih zona hijau, namun bukan jaminan bebas paparan virus corona.

Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo, jumlah orang dalam pemantauan mencapai 451 orang, pasien dalam pengawasan 56 orang dan 75 orang positif virus corona. (pul)


Berita Terkait

Malang Raya
PSBB, Masjid Agung Jami Kota Malang Tetap Gelar Sholat Ied
24-05-2020 | 15:00 wib

Metropolis
Musholla An-nur Melaksanakan Sholat Ied, Dengan Menerapkan P...selanjutnya
24-05-2020 | 13:27 wib

Peristiwa
Anggota Banser Semprot Disinfektan Tempat Ibadah Digunakan S...selanjutnya
23-05-2020 | 13:46 wib

Peristiwa
Ratusan Jamaah Salafiah di Magetan Shalat Idul Fitri Hari In...selanjutnya
23-05-2020 | 12:15 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062