Polda Jatim Susun Sasaran Penerima Bantuan Beras
Pemusatan Latihan Virtual Timnas U-19, Jack Brown dan Paul Aro Kok Tak Dipanggil?
Karyawan Pabrik Rokok Positif Covid-19, Kapolres Sidak Lokasi
Menurut Ketua DPRD jatim Penerapan New Normal Harus Didukung
Sebanyak 1600 Sampel Menumpuk di LPT Unair
Razia PSBB Jilid III, Masyarakat Masih Banyak Melanggar
Bertambah 5, Jumlah Kasus Covid-19 di Tulungagung 57 Orang
Meski Ombak Menurun, Petugas Larang Warga Dekati Bibir Pantai
RS Rujukan Covid-19 Overload
Pangkogabwilhan Sidak Percepatan Penanganan Covid-19 Di RS Darurat
PSBB Jilid 3, Pasien Positif di Kawasan Waru Meningkat
Kedua Orang Tua Bocah Tewas Terpanggang Dalam Mobil Belum Terima Surat Pemeriksaan
Jokowi Berikan Insentif Modal Kerja ke Petani dan Nelayan
Kejar-Kejaran Dengan Polisi, Sepasang Kekasih Ditangkap Gelapkan Mobil
Ombak Dengan Ketinggian Hampir 3 Meter Menerjang Kawasan Pantai Malang Selatan



Malang Raya
Walikota Dewanti Rumpoko Larang Sholat Jumat di Masjid
Sabtu, 23-05-2020 | 02:12 wib
Reporter : Rafli Firmansyah
Walikota Batu, Dewanti Rumpoko,
Kota Batu pojokpitu.com  Umat muslim wilayah Kota Batu di imbau tidak melaksanakan sholat Jumat di masjid maupun di lapangan saat Pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar.
Menurut Walikota Batu Dewanti Rumpoko, hal itu mengutip fatwa Majelis Ulama Indonesia  yang menerbitkan larangan bagi umat Islam menyelenggarakan salat Jumat berjamaah di wilayah tertentu selama pandemi pandemi virus corona. Larangan tersebut  dituangkan dalam fatwa MUI nomor 14 tahun 2020 tentang penyelenggaraan ibadah dalam situasi terjadi wabah covid-19.

Dalam fatwa yang diterbitkan  MUI menyebut salat jumat bisa diganti dengan salat zuhur di rumah masing-masing.

Walikota Batu Dewanti Rumpoko juga menegaskan larangan  salat idul fitri di masjid maupun lapangan di wilayah Penerapan Pembatasan Sosial Berskala  Besar. Hal itu telah disampaikan ke seluruh masyarakat Kota Batu bersama ulama dan tokoh agama.  Karena Kota Batu tengah menerapkan pembatasan sosial berskala besar Malang Raya.

"MUI Kota Batu  juga melarang sementara pelaksanaan ibadah yang membuat konsentrasi massa, seperti salat lima waktu berjamaah, salat tarawih, salat ied atau pun kegiatan majelis taklim, larangan ini berlaku bagi umat islam di wilayah kondisi penyebaran virus corona sudah tak terkendali," kata Dewanti Rumpoko.

Sementara itu Nurbani Yusuf Ketua MUI Kota Batu mengatakan, dalam fatwa itu juga disebut  setiap orang untuk menjaga kesehatan dan menjauhi potensi terpapar penyakit. Namun fatwa tidak berlaku terhadap seluruh umat Islam Indonesia. Pelarangan hanya dilakukan di daerah-daerah yang ditetapkan pemerintah sebagai wilayah dengan penyebaran virus corona yang tak terkendali.

"Jika ada umat muslim yang masih melaksanakan salat idul fitri berjamaah di masjid maupun di lapangan, bukan hak dan kewajiban mui untuk melarang melarang. Sebab wewenang aturan tetap dari pemerintah daerah," kata Nurbani Yusuf.


Berita Terkait

Malang Raya
PSBB, Masjid Agung Jami Kota Malang Tetap Gelar Sholat Ied
24-05-2020 | 15:00 wib

Metropolis
Musholla An-nur Melaksanakan Sholat Ied, Dengan Menerapkan P...selanjutnya
24-05-2020 | 13:27 wib

Peristiwa
Anggota Banser Semprot Disinfektan Tempat Ibadah Digunakan S...selanjutnya
23-05-2020 | 13:46 wib

Peristiwa
Ratusan Jamaah Salafiah di Magetan Shalat Idul Fitri Hari In...selanjutnya
23-05-2020 | 12:15 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062