Ratusan Karyawan Swalayan dan Pabrik Rokok Jalani Rapid Test
Seorang Satpam Bank Jatim Unit Dolopo Positif Corona
20 Kasus Covid-19 Baru Didominasi Klaster Pasar
Banjir Rob di Pantai Blitar, Air Laut Masuk Rumah
Empat Orang Klaster Goa Reaktif Rapid Test
Aparat Tetap Tindak Pelanggar Transisi New Normal Life
Gubernur Restui New Normal Life di Malang Raya
Korsleting Listrik, 2 Unit Bangunan Dilalap Si Jago Merah
Diabetes Tidak Bisa Disembuhkan, Kontrol dengan 5 Cara ini
Antisipasi Banjir Rob Susulan, Warga Sine Bangun Tanggul Darurat
ASN Takut Akan Sanksi Akan Diberikan Bila Kedapatan Nekat Mudik
Pemkab Sidoarjo Sewa 2 Hotel Untuk Isolasi Pasien OTG Covid 19
12 Wartawan Jalani Rapid Test Kedua, Hasilnya Non-Reaktif
Pemkot Madiun Wacanakan Pola New Normal Sektor Pendidikan
Pasar Hewan di Lumajang Akan Kembali Dibuka



Mataraman
Pemkab Ngawi Tiadakan Sholat Idul Fitri di Masjid Agung Baiturrahman
Sabtu, 23-05-2020 | 04:24 wib
Reporter : Ito Wahyu
Bupati Ngawi, Budi Sulistyono mengeluarkan surat edaran terkait pelaksanaan sholat idul fitri 1441 hijriah ditengah pandemi covid-19. Termasuk ditiadakannya pelaksanaan sholat idul fitri di Masjid Agung Baiturrahman Ngawi. Foto Ito
Ngawi pojokpitu.com  Sebagai langkah antisipasi penyebaran covid-19 Pemerintah Kabupaten Ngawi memberlakukan sejumlah ketentuan yang tertuang dalam surat edaran bupati untuk pelaksanaan sholat idul fitri 1441 hijriah.
Bupati Ngawi Budi Sulistyono mengatakan, mendasar surat edaran kementerian agama nomor 6 tahun 2020 tentang panduan ibadah ramadhan dan idul fitri 1 syawal 1441 H ditengah pandemi wabah covid -19 dan fatwa Majelis Ulama Indonesia nomor 28 tahun 2020 serta sesuai dengan surat edaran Bupati Ngawi, maka masyarakat diimbau tidak melakukan kegiatan takbir keliling. Artinya kegiatan takbiran cukup dilakukan di masjid atau mushola dengan menggunakan pengeras suara.

Dijelaskannya mengenai pelaksanaan shalat idul fitri 1 syawal 1441 H untuk lingkungan dusun yang wilayah zona merah atau hasil rapid test positif maupun swabnya positif, maka untuk melaksanakan shalatnya di rumah masing-masing. Dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan untuk mencegah terjadinya potensi penularan.

Namun jika wilayahnya zona hijau dapat melaksanakan shalat idul fitri di masjid atau lapangan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Diantaranya cuci tangan pakai sabun, memakai masker, physical distancing, dilakukan pengukuran suhu dan tidak berjabat tangan sebelum maupun sesudah shalat.

Bupati juga meminta kepada masyarakat untuk tidak melaksanakan kegiatan silaturahmi atau halal bihalal keliling dari rumah ke rumah dan meniadakan open house. Serta meminta silaturahmi atau halal bihalal dilakukan melalui media sosial dan video call. Hal ini sebagai bentuk untuk mencegah penularan virus covid-19 agar tidak menyebar. (pul)


Berita Terkait

Malang Raya
PSBB, Masjid Agung Jami Kota Malang Tetap Gelar Sholat Ied
24-05-2020 | 15:00 wib

Metropolis
Musholla An-nur Melaksanakan Sholat Ied, Dengan Menerapkan P...selanjutnya
24-05-2020 | 13:27 wib

Peristiwa
Anggota Banser Semprot Disinfektan Tempat Ibadah Digunakan S...selanjutnya
23-05-2020 | 13:46 wib

Peristiwa
Ratusan Jamaah Salafiah di Magetan Shalat Idul Fitri Hari In...selanjutnya
23-05-2020 | 12:15 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062