Polda Jatim Susun Sasaran Penerima Bantuan Beras
Pemusatan Latihan Virtual Timnas U-19, Jack Brown dan Paul Aro Kok Tak Dipanggil?
Karyawan Pabrik Rokok Positif Covid-19, Kapolres Sidak Lokasi
Menurut Ketua DPRD jatim Penerapan New Normal Harus Didukung
Sebanyak 1600 Sampel Menumpuk di LPT Unair
Razia PSBB Jilid III, Masyarakat Masih Banyak Melanggar
Bertambah 5, Jumlah Kasus Covid-19 di Tulungagung 57 Orang
Meski Ombak Menurun, Petugas Larang Warga Dekati Bibir Pantai
RS Rujukan Covid-19 Overload
Pangkogabwilhan Sidak Percepatan Penanganan Covid-19 Di RS Darurat
PSBB Jilid 3, Pasien Positif di Kawasan Waru Meningkat
Kedua Orang Tua Bocah Tewas Terpanggang Dalam Mobil Belum Terima Surat Pemeriksaan
Jokowi Berikan Insentif Modal Kerja ke Petani dan Nelayan
Kejar-Kejaran Dengan Polisi, Sepasang Kekasih Ditangkap Gelapkan Mobil
Ombak Dengan Ketinggian Hampir 3 Meter Menerjang Kawasan Pantai Malang Selatan



Politik
Gubernur Jatim Sampaikan Cegah Covid-19 Saat Lebaran
Sabtu, 23-05-2020 | 13:20 wib
Reporter : Ayul Anhdim
Dalam imbauanya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta masyarakat melakukan silaturahmi secara online, dan tidak melakukan kegiatan takbir keliling. Gubernur Jawa Timur meminta Dinas Perdagangan mengantisipasi tradisi ke pasar jelang lebaran. Agar tidak terjadi kerumunan di tengah tingginya persebaran virus corona. Fotu Ayul Anhdim
Surabaya pojokpitu.com  Menindak lanjuti hasil sidang isbat, lebaran idul fitri 1 syawal 1441 hijriyah jatuh pada hari Minggu (24/5) nanti, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sampaikan imbauan idul fitri kepada seluruh masyarakat Jawa Timur.
Imbauan disampaikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dalam konferensi pers Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (22/5) malam. "Menindak lanjuti hasil sidang isbat, hari raya idul fitri 1 syawal 1441 hijriyah jatuh pada hari Minggu 24 Mei 2020, maka perlu mengambil langkah antisipasi persebaran covid-19 dengan mengeluarkan imbauan pada perayaan idul fitri," kata Khofifah Indar Parawansa.

Seluruh warga Jawa Timur diimbau untuk tidak melakukan silaturahmi dari rumah ke rumah. Karena persentase orang tanpa gejala dalam beberapa hari terakhir meningkat hingga 34 persen. Juga menyarankan agar silaturahmi dilakukan secara daring, atau online .

Untuk malam takbir, Gubernur Jawa Timur juga menyampaikan tidak dilakukan takbir keliling. Takbir dilakukan di masjid-masjid maupun mushollah -mushollah dengan jumlah peserta yang terbatas.

Antisipasi lain agar tidak terjadi penyebaran virus corona yang cukup massiv, Gubernur meminta kepada seluruh dinas perdagangan kabupaten kota di Jawa Timur untuk melakukan penataan pasar tradisional. agar tidak terjadi kerumunan dalam tradisi ke pasar jelang lebaran yang biasa dilakukan oleh masyarakat. 

Sementara , berdasarkan data terbaru persebaran kumulatif kasus covid-19 per-tanggal 22 mei 2020, menjadi 3.095 kasus. Dimana ada tambahan 153 kasus positif baru. Dari jumlah kumulatif kasus positif covid-19 , jumlah pasien covid-19 yang dalam perawatan berjumlah 2.385 orang, jumlah pasien sembuh 426 orang, dan pasien meninggal dunia sebanyak 273 orang. (pul)


Berita Terkait



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062