Wisata Pintu Langit di Tengah Ada Makam Warga
Khabib, Petarung Tangguh yang Berakhlak
Mantan Asisten Chef Sulap Ketan Jadi Makanan Berkelas
Mati Suri 10 Bulan, Kumpulan Event Organizer Gelar Simulasi Konser New Normal
Pemulihan Ekonomi Jatim, Gubernur Khofifah Salurkan Berbagai Bantuan Covid 19
KPU dan LO Paslon Serah Terima APK dan BK
Sosialisasi Pencegahan Covid 19, Gubernur Khofifah Gowes di Kota Situbondo
Semua Kebutuhan Logistik Sudah Dilakukan Proses Lelang
Pekerja Underpas Tidak Sadar Disidak Gara-Gara Bupati Pakai Sarung
Jelang Maulid Nabi, Harga Pisang di Lumajang Anjlok
Tokoh Senior PDIP : Tegak Lurus Partai, Pilwali Coblos Nomer 2 Machfud-Mujiaman
3 Bayi Singa Afrika Lahir, Menambah Koleksi di TSI 2 Prigen
Zona Kuning di Jatim Sudah 50 Persen
VV Venlo: Tetap Tegak Meski Dibantai 0-13 Oleh Ajax
Arief Rahman Terpilih Lagi Jadi Ketua Amsi Jawa Timur



Mataraman
Warga Halau Pemudik Dengan Meriam Bambu
Sabtu, 23-05-2020 | 14:05 wib
Reporter : M.Ramzi
Cara pemuda Desa Ringinagung Kecamatan Kabupaten Magetan, saat mengusir pemudik atau warga luar desa yang hendak masuk ke desanya. Foto M.Ramzi
Magetan pojokpitu.com  Kalau biasanya warga menghadang pemudik luar desa menggunakan portal, akan tetapi warga Ringingagung Magetan, mempunyai cara sendiri. Mereka menghalau pemudik atau warga luar desa masuk ke desanya mereka menggunakan meriam bambu di perbatasan desa.
Pemuda setempat tidak menggunakan portal seperti warga pada umumnya. Akan tetapi mereka menghadangnya dengan menggunakan meriam bambu, atau long bumbung.

Warga sengaja memperketat orang luar masuk ke desanya, untuk mencegah menyebarnya virus corona. Apalagi, saat ini pemerintah sedang menghimbau untuk tidak mudik, shalat idul fitri di rumah, dan lebaran di rumah.

Salah satu pemuda desa, Budi, mengaku, hal tersebut merupakan kreasi anak-anak muda desa setempat. "Selain untuk menghalau warga luar desa, juga menjadi hiburan anak-anak desa, saat pandemi covid-19 ini," kata Budi.

Warga akan terus menjaga perbatasan, untuk menghalau warga atau pemudik yang masuk ke desanya. Hal itu semata-mata demi melindungi warga desa dari wabah covid-19. (pul)


Berita Terkait

Peristiwa
Polres Ponorogo Tetapkan Tersangka Pasca Ledakan Mercon
19-05-2020 | 14:27 wib

Peristiwa
Begini Cerita Korban Selamat Ledakan Mercon Ponorogo
17-05-2020 | 07:17 wib

Peristiwa
Polisi Terus Lakukan Pemeriksaan Atas Ledakan di Desa Sidoh...selanjutnya
16-05-2020 | 14:24 wib

Peristiwa
Mercon Meledak, 1 Orang Tewas, 8 Lainnya Luka Berat
15-05-2020 | 18:12 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062