Obat dan Vaksin Covid-19 Racikan Unair Masuk Tahap Uji Klinis
18 PAC PKB Sepakat Usung Cabup Dan Cawabup Dari Kader Internal
Sebanyak 664 Warga Sidoarjo Sembuh dari Covid 19
Saat Ini Baru Ada 9 Daerah Yang Rekomnya Sudah Turun Dari DPP PDIP
Kecelakaan Beruntun Satu Orang Luka Parah
Tim Gugus Penanggulangan Covid Lamongan Tak Akan Tutup Puskesmas Mantup
100 Dokter Alumni Gontor Ikut Partisipasi Penanganan Covid 19
Polisi Lacak Pelaku Tawuran Di Jam Malam Covid 19
Kesal Dengan Sikap Camat, Ratusan Petani Palawija dan Tambak Datangi Balai Desa
Panen, Petani Tebu Keluhkan Harga Gula Anjlok
Pasokan Bahan Baku Gula Terhambat, Buruh Pabrik Wadul Komisi B DPRD Jatim
Puluhan Santri Gontor Reaktif dan Diisolasi
Modus Baru, Bawa Mobil Pribadi Curi Kayu Sonokeling
KPU Kabupaten Malang : Soal Penyelenggaraan Pilkada Ada 3 Opsi
Klien Membludak, 5 ODGJ Antri Panti Rehabilitasi Sosial



Mataraman
Warga Halau Pemudik Dengan Meriam Bambu
Sabtu, 23-05-2020 | 14:05 wib
Reporter : M.Ramzi
Cara pemuda Desa Ringinagung Kecamatan Kabupaten Magetan, saat mengusir pemudik atau warga luar desa yang hendak masuk ke desanya. Foto M.Ramzi
Magetan pojokpitu.com  Kalau biasanya warga menghadang pemudik luar desa menggunakan portal, akan tetapi warga Ringingagung Magetan, mempunyai cara sendiri. Mereka menghalau pemudik atau warga luar desa masuk ke desanya mereka menggunakan meriam bambu di perbatasan desa.
Pemuda setempat tidak menggunakan portal seperti warga pada umumnya. Akan tetapi mereka menghadangnya dengan menggunakan meriam bambu, atau long bumbung.

Warga sengaja memperketat orang luar masuk ke desanya, untuk mencegah menyebarnya virus corona. Apalagi, saat ini pemerintah sedang menghimbau untuk tidak mudik, shalat idul fitri di rumah, dan lebaran di rumah.

Salah satu pemuda desa, Budi, mengaku, hal tersebut merupakan kreasi anak-anak muda desa setempat. "Selain untuk menghalau warga luar desa, juga menjadi hiburan anak-anak desa, saat pandemi covid-19 ini," kata Budi.

Warga akan terus menjaga perbatasan, untuk menghalau warga atau pemudik yang masuk ke desanya. Hal itu semata-mata demi melindungi warga desa dari wabah covid-19. (pul)


Berita Terkait

Peristiwa
Polres Ponorogo Tetapkan Tersangka Pasca Ledakan Mercon
19-05-2020 | 14:27 wib

Peristiwa
Begini Cerita Korban Selamat Ledakan Mercon Ponorogo
17-05-2020 | 07:17 wib

Peristiwa
Polisi Terus Lakukan Pemeriksaan Atas Ledakan di Desa Sidoh...selanjutnya
16-05-2020 | 14:24 wib

Peristiwa
Mercon Meledak, 1 Orang Tewas, 8 Lainnya Luka Berat
15-05-2020 | 18:12 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062