Risma Bantah Kabar Penuhnya Kamar Isolasi Untuk Pasien Covid-19
BMKG Minta Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi dan Rob
Polda Jatim Susun Sasaran Penerima Bantuan Beras
Pemusatan Latihan Virtual Timnas U-19, Jack Brown dan Paul Aro Kok Tak Dipanggil?
Karyawan Pabrik Rokok Positif Covid-19, Kapolres Sidak Lokasi
Menurut Ketua DPRD jatim Penerapan New Normal Harus Didukung
Sebanyak 1600 Sampel Menumpuk di LPT Unair
Razia PSBB Jilid III, Masyarakat Masih Banyak Melanggar
Bertambah 5, Jumlah Kasus Covid-19 di Tulungagung 57 Orang
Meski Ombak Menurun, Petugas Larang Warga Dekati Bibir Pantai
RS Rujukan Covid-19 Overload
Pangkogabwilhan Sidak Percepatan Penanganan Covid-19 Di RS Darurat
PSBB Jilid 3, Pasien Positif di Kawasan Waru Meningkat
Kedua Orang Tua Bocah Tewas Terpanggang Dalam Mobil Belum Terima Surat Pemeriksaan
Jokowi Berikan Insentif Modal Kerja ke Petani dan Nelayan



Mataraman
Warga Halau Pemudik Dengan Meriam Bambu
Sabtu, 23-05-2020 | 14:05 wib
Reporter : M.Ramzi
Cara pemuda Desa Ringinagung Kecamatan Kabupaten Magetan, saat mengusir pemudik atau warga luar desa yang hendak masuk ke desanya. Foto M.Ramzi
Magetan pojokpitu.com  Kalau biasanya warga menghadang pemudik luar desa menggunakan portal, akan tetapi warga Ringingagung Magetan, mempunyai cara sendiri. Mereka menghalau pemudik atau warga luar desa masuk ke desanya mereka menggunakan meriam bambu di perbatasan desa.
Pemuda setempat tidak menggunakan portal seperti warga pada umumnya. Akan tetapi mereka menghadangnya dengan menggunakan meriam bambu, atau long bumbung.

Warga sengaja memperketat orang luar masuk ke desanya, untuk mencegah menyebarnya virus corona. Apalagi, saat ini pemerintah sedang menghimbau untuk tidak mudik, shalat idul fitri di rumah, dan lebaran di rumah.

Salah satu pemuda desa, Budi, mengaku, hal tersebut merupakan kreasi anak-anak muda desa setempat. "Selain untuk menghalau warga luar desa, juga menjadi hiburan anak-anak desa, saat pandemi covid-19 ini," kata Budi.

Warga akan terus menjaga perbatasan, untuk menghalau warga atau pemudik yang masuk ke desanya. Hal itu semata-mata demi melindungi warga desa dari wabah covid-19. (pul)


Berita Terkait

Peristiwa
Polres Ponorogo Tetapkan Tersangka Pasca Ledakan Mercon
19-05-2020 | 14:27 wib

Peristiwa
Begini Cerita Korban Selamat Ledakan Mercon Ponorogo
17-05-2020 | 07:17 wib

Peristiwa
Polisi Terus Lakukan Pemeriksaan Atas Ledakan di Desa Sidoh...selanjutnya
16-05-2020 | 14:24 wib

Peristiwa
Mercon Meledak, 1 Orang Tewas, 8 Lainnya Luka Berat
15-05-2020 | 18:12 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062