Seorang Satpam Bank Jatim Unit Dolopo Positif Corona
20 Kasus Covid-19 Baru Didominasi Klaster Pasar
Banjir Rob di Pantai Blitar, Air Laut Masuk Rumah
Empat Orang Klaster Goa Reaktif Rapid Test
Aparat Tetap Tindak Pelanggar Transisi New Normal Life
Gubernur Restui New Normal Life di Malang Raya
Korsleting Listrik, 2 Unit Bangunan Dilalap Si Jago Merah
Diabetes Tidak Bisa Disembuhkan, Kontrol dengan 5 Cara ini
Antisipasi Banjir Rob Susulan, Warga Sine Bangun Tanggul Darurat
ASN Takut Akan Sanksi Akan Diberikan Bila Kedapatan Nekat Mudik
Pemkab Sidoarjo Sewa 2 Hotel Untuk Isolasi Pasien OTG Covid 19
12 Wartawan Jalani Rapid Test Kedua, Hasilnya Non-Reaktif
Pemkot Madiun Wacanakan Pola New Normal Sektor Pendidikan
Pasar Hewan di Lumajang Akan Kembali Dibuka
Nyinyirin Polisi di Sosmed, Pedagang Sayur Diperiksa



Mataraman
Rumah Karantina Ratusan Juta Tak Berfungsi, Jumlah Postif Terus Bertambah
Sabtu, 23-05-2020 | 16:00 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com  Di Nganjuk, meski jumlah ODR sebanyak 34 ribu 609 orang, ODP 84 orang, OTG 694 orang,dan postif 27 orang, namun rumah karantina milik Pemkab Nganjuk yang menghabiskan dana APBD hingga ratusan juta rupiah ini belum difungsikan alias mangkrak. Sebab hingga saat ini rumah karantina mewah itu tidak ada satupun penguhuninya.
Sekitar 1 bulan lebih, sejak dibangun gedung karantina covid 19 milik Pemkab Nganjuk, hingga saat ini belum juga difungsikan oleh pemerintah. Padahal gedung mewah tersebut menelan anggaran dana APBD untuk covid yang mencapai ratusan juta rupiah, untuk pengadaan kamar pasien sebanyak 80 tempat tidur pasien dan puluhan AC serta fasilitas lainnya.

Tidak adanya satupun pasien baik berststus PDP atau ODP yang dikatrantina, membuat gedung terkesan mangkrak dan mengahmbur-hamburkan dana APBD. Terlebih pemerintah harus membayar sejumlah petugas medis yang siaga dan sejumlah satpam yang jaga.

Kondisi tidak adanya pasien satupun itu dipertanyakan oleh sejumlah warga. Salah satunya Nyaman, warga yang ada di sebelah utara gedung karantina.

Ia menyanyangkan, sebab jumlah pasien positif corona di Nganjuk terus meningkat hingga mencapai 27 orang, dan banyak warga yang berstatus PDP dan ODP yang baru pulang dari luar kota, yang seharusnya bisa dikarantina di gedung karantina milik pemkab tersebut.

Dengan berkeliarannya warga yang berstatus ODP dan PDP membuat resah warga lainnya, seharusnya mereka harus dikarantina dan gedung karantina segera difungsikan. Agar virus tidak terus menyebar dan jumlah warga postif corona tidak terus bertambah.

Sementara menurut Hendriyanto, jubir gugus tugas covid 19 Nganjuk, hingga hari ini ada penambahan 3 pasien terkonfirmasi, sehingga total warga nganjuk yang postifi corona sebanyak 27 orang, dengan jumlah odr sebanyak  34 ribu 609 orang, ODP 84 orang, PDP 64 orang dan OTG  694 orang.
 
Gugus tugas covid 19 nganjuk, kembali meyakinkan ke warga bahwa Pemerintah Nganjuk serius dalam menangani wabah virus corona ini, bakan dengan anggaran penanganan covid hingga mencapai Rp 45 miliar. (yos)



Berita Terkait

Peristiwa
Jelang Ramadhan Ratusan Shelter Disiapkan Untuk Isolasi Warg...selanjutnya
23-04-2020 | 01:08 wib

Peristiwa
Tinjau Shelter Pemudik Bupati, Pastikan Shelter Layak Huni
22-04-2020 | 15:15 wib

Peristiwa
Ruang Isolasi Yang Ramah Bagi ODP atau ODR
19-04-2020 | 23:22 wib

Peristiwa
RSUD dr Mohamad Saleh Siapkan Belasan Ruang Bertekanan Negat...selanjutnya
18-04-2020 | 16:50 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062