Laka Lantas Operasi Patuh Semeru Meningkat
Jatim Belum Layak Lakukan Sekolah Tatap Muka
Pertumbuhan Ekonomi Minus, Kemenhub Beri Konsesi Terminal Logistik
Akademisi Arsitektur : Warna Biru Alun-Alun Magetan Bagian Dari Simbol Kekuasaan
Pasangan OK Segera Deklarasi Parpol Pengusung
Unik, UWK Malang Gelar Wisuda Secara Drive Thrue
Meski Harga Gabah Naik, Petani Tak Jual Semua Hasil Panennya
Mendagri Bilang Ada Kepala Daerah Yang Tidak Serius Tangani Covid-19



Pantura
Membusuk Bunuh Diri, Diduga Akibat Depresi Gejala Covid-19
Selasa, 02-06-2020 | 11:00 wib
Reporter : Avrizal Ilmi
Bojonegoro pojokpitu.com  Jasad seorang laki-laki ditemukan meninggal dunia dalam keadaan menggantung di pohon bambu. Jasad tersebut diketahui bernama Supardi (50) Desa Randubelatung, Blora, Jawa Tengah, penyebab kematiannya karena bunuh diri diduga akibat depresi sebab penyakit yang dideritanya.
Jasad nampak sudah dalam membusuk dan tinggal tulangnya dengan kondisi menggantung di pohon bambu, Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro. Hasil identifikasi korban murni meninggal karena bunuh diri, diduga pelaku sudah meninggal sekitar 15 hari yang lalu, sehingga kondisinya sudah membusuk dan mulai terlihat tulang belulangnya.

Evakuasi jasad laki-laki tersebut berlangsung lama, patugas yang melakukan evakuasi nampakmenggunakan alat pelindung diri lengkap.

Teguh Aris, Kabid Penyelamatan Dinas Damkar Bojonegoro, mengatakan, petugas kualahan melakukan evakuasi dan berlangsung hingga malam hari, jasad baru berhasil dievakuasi oleh tim dari dinas pemadam kebakaran, karena letak jasad berada ditengah rumput pohon bambu.

"Sementara jasad korban langsung dimasukan peti dan dimakamkan secara protokol covid-19," jelas Teguh Aris.

Menurut keterangan kepala desa setempat, korban dulunya merupakan salah satu warganya, namun sudah pindah di Blora, Jawa Tengah.

Sebelum bunuh diri, korban sempat mengaku terpapar covid-19 hingga diusir oleh warga yang berada di Kabupaten Blora, dan pulang di Bojonegoro. Sementara penyebab bunuh diri korban diduga akibat depresi sebab penyakit yang dideritanya.

Fathul Huda, Kepala Desa Banjarsari, mengaku belum sempat memeriksa sakit yang diderita korban, namun korban sempat mengeluh sakit dengan gejala covid-19, sebelum diketahui menghilang selama 2 minggu dan meninggal dunia karena bunuh diri. (yos)


Berita Terkait

Peristiwa
Depresi Penyakit Tidak Kunjung Sembuh, Kakek Nekat Bunuh Dir...selanjutnya
28-07-2020 | 16:43 wib

Peristiwa
Jasad Perempuan Terjun Ke Sungai Ditemukan Mengambang
23-07-2020 | 10:54 wib

Peristiwa
Seorang Perempuan Bunuh Diri Terjun ke Sungai Ngujur
22-07-2020 | 12:18 wib

Peristiwa
Diduga Bunuh Diri, Pemuda Ditemukan Tewas di Jalur KA
03-07-2020 | 13:35 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062