Bangun Sinergitas, TNI Polri Latihan Menembak Bersama
Agar Mudah Diterima, Edukasi Masker Pakai Tokoh Kartun Batman
Gandeng Wartawan, BPBD Jatim Sosialisasikan Prokes
KPU Sidoarjo Seleksi 127 Calon Relawan Demokrasi
Musim Panen Harga Bawang Merah Anjlok Drastis, Terdampak Merebaknya Covid-19
Pemkab Akan Undang Investor Dirkan Pabrik Rokok di Ngawi
Pemaparan Sosialisasi Perbawaslu Dimusim Pandemi Dihadapan Seluruh Petugas PPK
Sehari 9 Sembuh, Tapi Ada Tambahan 12 Positif Covid-19
Diperpanjang Hingga 2021, Sebanyak 1.085.000 Pekerja Sudah Terima BSU
Kasek dan Guru SMAN 2 Ngawi Terpapar Covid-19
Bupati Novi Kembali Digugat 15 Miliar Atas Dugaan Penyerobotan Tanah Warga
Krisis Air Bersih,Warga Berebut Air Bantuan Pemkab

Anak Sangat Usil, Perlukah Ada Reward dan Punishment ?
Senin, 03-08-2020 | 13:38 wib
ILUSTRASI. Mendengarkan dongeng dan saling bercerita membantu anak untuk berimajinasi. Imajinasi sangat penting bagi perkembangan daya pikir anak. Serta sebagai sarana untuk menanamkan etika dan nilai-nilai kehidupan. Foto dok pojokpitu.com
pojokpitu.com Rublik Konsultasi Pengembangan Diri pojokpitu.com untuk memberikan pelayanan bantuan bagi semua orang yang membutuhkan solusi. Terutama untuk pengembangan kepribadian serta dampak psikologis lain, akibat peristiwa kekerasan, konflik, bencana alam, dampak penyakit dan pengalaman traumatis. Rublik Konsultasi Pengembangan Diri ini terbuka, materi kasus/naskah dikirim melalui email pojokpitu@yahoo.com.
Pertanyaan,

Saya memiliki 2 anak masih usia 7 tahun dan 4 tahun. Keduanya tumbuh sehat secara fisik dan mentalnya. Namun sesuai usia itu, kedua anak saya mulai muncul tingkah polah yang sering membuat jengkel kami orang tua. Bahkan keduanya sering bertengkar hanya memperebutkan sesuatu hal yang tidak penting.

Atas kegaduhan di rumah kecil kami, kami berusaha menahan emosi diri. Namun yang kami khawatirkan, apakah perilaku yang saya anggap "Nakal" itu akan permanen jika tanpa didikan yang keras.

- Apakah kenakalan dan usil anak saya itu masih wajar ?
- Apakah reward dan punishment merupakan salah satu cara tepat untuk membentuk perilaku anak saya ini ?
- Apakah ada kelebihan dan kekurangan jika menerapkan reward dan punishment ?
- adakah cara lain mendidik anak yang tepat?

Surabaya 1 Agustus 2020
Yasmin, putri


Jawaban:

Hai ibu Yasmin, senang sekali mengetahui bahwa ibu memiliki 2 orang putera yang sehat. Saya memahami memiliki putera yang sedang berada di dua tahap perkembangan yang berbeda memanglah tidak mudah.   Masing-masing memiliki karakteristik dan kebutuhan berbeda yang perlu kita pahami dengan lebih bijaksana. Bagi putera ibu yang berusia 2 tahun, ini adalah masa dimana rasa ingin tahunya berkembang sangat pesat, ananda sudah mulai memahami keberadaan diri, orang lain dan benda-benda di sekitarnya.

Tak jarang eksplorasi terhadap benda-benda di sekitarnya menimbulkan "kekacauan"  versi orang dewasa, sehingga masa anak-anak usia 2 tahun sering disebut dengan masa terrible two, masa-masa dimana anak seringkali menimbulkan "masalah". Beberapa orang melihat anak-anak di usia ini terlihat egois, padahal itu adalah sesuatu yang wajar. Selain perkembangan emosi & moral yang belum optimal, di masa ini anak-anak juga Di lain sisi, putera sulung ibu yang sedang berusia 7 tahun, umunya sedang berada di awal masa Sekolah Dasar. Dimana di masa ini ananda sedang butuh banyak penyesuaian baik pada aspek kognitif, sosial & emosi.

Pertengkaran antar saudara pada dasarnya adalah wajar dalam porsi tertentu, peristiwa ini tidak selalu dianggap sebagai momen yang negatif namun sebaliknya dapat menjadi wadah anak untuk belajar problem solving atau mencari jalan keluar sebuah masalah. Pertengkaran akan menjadi hal yang perlu diwaspadai ketika membahayakan keselamatan masing-masing anak. Jenis pertengkaran seperti ini termasuk ke dalam sibling rivalry, yaitu persaingan antar saudara yang memiliki unsur adanya kompetisi, kecemburuan dan kebencian. Untuk meminimalisir hal ini terjadi maka orang tua perlu memastikan bahwa tangki cinta kedua anak telah terisi dengan optimal. Terutama tangki cinta pada anak sulung, hal ini dikarenakan apa yang ia dapatkan dari orang tua akan dia salurkan pada orang sekitarnya termasuk sang adik.

Strategi lain yang dapat dilakukan adalah melakukan aktivitas bersama, seperti olah raga bersama, bermain bersama atau membaca/dibacakan buku bersama. Kegiatan story telling tidak hanya menjadi sarana yang baik untuk mentransfer nilai-nilai baik dalam hidup tanpa anak merasa digurui namun juga terbukti mampu menstimulasi kedekatan orang tua-anak-antar saudara.

Selain itu ibu juga dapat menerapkan disiplin positif bagi kedua putra ibu. Dalam disiplin positif, selain reward terdapat konsekuensi. Konsekuensi adalah hal yang sebaiknya dipilih dibanding  dengan punishment. Punishment dapat berpotensi meninggalkan luka pada perasaan anak, berbeda dengan konsekuensi, anak akan melakukan dengan sadar tanpa terpaksa hal ini dikarenakan konsekuensi adalah hasil kesepakatan antara anak dan pihak-pihak di luar dirinya. Semisal, kakak ingin memainkan barang milik adik, ibu dapat membuat kesepakatan bersama kakak dengan menetapkan seberapa lama kakak ingin memainkan itu, semisal 10 menit lalu konsekuensi apa yang akan dipilih bila kakak melanggar kesepakatan. Bagi anak-anak yang berusia pra sekolah, kesepakatan dan konsekuensi hendaknya dibuat sekongkrit mungkin. Sehingga anak dapat belajar mengenai konsep berbagi dan bertanggung jawab dengan cara yang lebih menyenangkan.

Demikian, semoga bermanfaat.

Salam,
Nara Sumber: Sayidah Aulia ul Haque, M.Psi., Psikolog


Berita Terkait

Konsultasi Psikologi
Bingung Pilih Antara PNS atau Pengusaha
29-08-2020 | 15:26 wib

Konsultasi Psikologi
Jika Pimpinan Manfaatkan Anak Buahnya
13-08-2020 | 11:15 wib

Konsultasi Psikologi
Ada Dua Pilihan Yang Meragukan, Saya Pilih Mana
13-08-2020 | 03:13 wib

Konsultasi Psikologi
Sangat Penting Mencegah Konflik Dengan Teman
12-08-2020 | 09:24 wib



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami
| Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber

©2014 Pojok Pitu Jln. A.Yani 88 Surabaya Telp. (031)-8202012 Fax. (031)-8250062